KUTUKAN YANG KARAM

Kenapa dia masih saja menjadi si “asing” pada duniaku,

bukankah dihari “istimewa”nya para makhluk tuhan

dia berhasil menampakkan wujudnya pun hanya sekali…?

 

Kenapa dia masih menjadi “orang lain”

padahal ada ikatan yang ber “ruh” diantara kami…

 

apakah karena dia dulu telah membunuh hatiku

hingga pandanganku kian sangsi kepadanya…?

 

Kau sang pembunuh hati…

maafkan, aku tak punya rasa untukmu

mantramu yang menyulapnya demikian

 

kau sang penebar kata….

maafkan, tak satupun dari rentetan hurufmu membuatku hidup.

sungguh…telah karam kutukanmu yang pernah kau tata

telah patah nilai yang juga pernah ku “ruh”kan kepadamu.

 

kemarin, hari ini dan esok MAAFKAN AKU…

 

My Wied

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s